Tuesday, April 13, 2010

Penulis kecil kami

Special gift for special princess"

Sejak usia 1th lbh, suami & saya mengenali bakat alyssa dlm mengekspresikan apa yg dipikir & dirasanya dlm bentuk kata2. Kemampuan verbalnya memang terlihat lbh dominan dr kecerdasan lainnya. Meski tuan puteri ini kl di dpn publik relatif malu kemayu jg pendiam *like her mom, maybe?! Dilarang komplen ya hehehe*.

Sering kali kami dikagetkan dg kata2 ataupun pertanyaan2nya. Mulai saat dg lihai ia menyebutkan kata "inspirasi" di usia 1th 7bl dan dg gamblang menjelaskan arti inspirasi saat ditanya. Tentu jwbannya dg bahasa kanak2nya.

Di usia menulis (sekitar 4,5th), alyssa mulai belajar menuang pikiran & perasaannya dlm tulisan2 mungilnya. Mulai dr pernyataan2 sayang utk papa mamanya. Hingga untaian kata2 manis yg ia sebut sebagai surat atau puisi. Saya masih ingat betul puisi pertama yg ia tulis utk saya (Kado terindah dari putriku). Totally heart melting especially when it came from a child in her 5,5 yrs old :(

Banyak yg bertanya tips membuat anak spt alyssa jd suka menulis. Jujur baik saya ataupun suami tdk tahu jawabannya. Rasanya tdk ada tips khusus dlm mendidik putri kami. Semua mengalir begitu saja utk alyssa. Tidak ada les apapun yg kami tetapkan utknya. Tidak pernah ada paksaan, dorongan utk alyssa menulis. Yg kami lakukan hanya menjadi pengamat, penggemar dan supporter tulisan alyssa.

Lahirnya Dunia Alyssa

Tulisan2 alyssa biasanya ditulis di kertas bekas atau buku tulisnya. Hingga cukup byk tulisan yg dibuatnya. Hmm belum byk sekali sih. Tp pasti lebih banyak dr tulisan ibunya yg lebih gak jelas progressnya..banyekan malesnya seh hehehe...caution utk alyssa : Jangan ditiru ya nak ! hehehe.
Makin hari makin tdk jelas kemana perginya kertas2 yg ditulisnya. Dari sini ide awal itu muncul utk mendokumentasikan dg benar tulisan alyssa dlm bentuk website (blog) tersendiri. Terlebih krn alyssa tahu persis saya punya blog-blog sendiri utk menyimpan tulisan yg saya tulis. Hingga lahirlah web yg ia namai sendiri "Dunia Alyssa". Web yg sekarang relatif dikendalikan sendiri oleh tuan putri. Ah jadi inget gayanya wkt pertama kali upload tulisan "Cerita Alyssa"
Sampai sekarang antara tulisan dg upload-an ke webnya masih kejar tayang. Alias msh banyak yg bergeletakan di kertas tapi belum sempat upload :-)

"Utk hal baik, selalu ada batu sandungannya, nak"

Jenis tulisan alyssa relatif beragam. Mulai dari cerita-cerita pendek yg kebanyakan ttg persahabatan khas kanak-kanak :-) Hingga tulisan yg disebutnya sbg puisi bebas. Atau kadang juga surat.

Makin hari tulisan alyssa terasa "lebih berat" dr tulisan anak2 sebayanya. Saking beratnya bbrp org teman saya pernah berkomentar "Wah jangan-jangan yg nulis bukan alyssa nih, tp ibunya". saya hanya bisa tersenyum mendengarnya. Miris sih. Tp ya bagaimana, tiap org berhak utk berkomentar. Hal ini saya diskusikan dg suami yg tanpa saya sadari ternyata alyssa ada dalam radius dengar pembicaraan kami.

Perih rasanya melihat ekspresi kecewa bidadari mungil kami.
"Ica gak mau nulis lg".
Hanya kalimat itu yg kami dengar sebelum ia masuk ke kamarnya.

Saya jd teringat salah satu tulisan sastrawan hebat, mbak Helvi Tiana Rosa, dalam membesarkan buah hatinya Abdurahman Faiz. Saat dimana banyak tudingan utk tulisan faiz yg ditengarai sbg tulisan ibunya. Atau paling tidak spt itu (sayangnya saya kehilangan link "diskusi" itu utk bahan pembelajaran).

Sekrg saya mengerti & merasakan paling tidak sedikit dr apa yg mbak helvi rasakan dulu saat jagoan ciliknya mulai lihai dg tulisannya. Alyssa-ku masih jauhhh kemahirannya dr sastrawan cilik spt faiz-nya mbak Helvi :-) Tapi dari pengalaman faiz & alyssa, saya belajar bahwa beberapa anak memang memiliki bakat tanpa harus dipaksa utk berbakat.

Jadi untuk anakku, Alyssa, jangan kecil hati ya cinta.
Tiap hal baik selalu ada tantangannya.
Seperti dulu waktu kamu belajar jalan dan tersandung.
Kamu tetap bangun meski dg sedikit meringis, tapi terus mencoba berjalan dg tawa khasmu.
Untuk sekarang, nanti, kapanpun dalam hal apapun ingat terus ini ya nak.
Yakin tantangan itu dibuat oleh Allah supaya kamu lebih kuat dari sebelumnya.

Tuan putri kembali menulis

Butuh wkt cukup lama mengembalikan rasa kecewanya utk kembali menulis. Itu bbrp bl lalu. Sekarang penulis cilik kami mulai sibuk dg kertas dan pensilnya. Meski sering jg mood menulisnya hilang. Manusiawi sekali. Paling gak ibunya lbh parah dlm hal kehilangan mood nulis hehehe.

Yg jelas kali ini nona mungil punya syarat & ketentuan dalam tiap upload tulisannya.
"Harus ada foto tulisan coretan ica yg asli"
Kalo ditanya kenapa, tuan putri pasti menjawab, "Supaya gak ada yg blg ini hasil karya mama. Masa ica yg capek2 nulis malah mama yg dianggep penulisnya".
Apapun, nak :-)
Apapun selama itu membuat kamu bahagia & terus maju.
Hmm...saya jadi teringat tulisan terbaru alyssa.
Kalau boleh, mama kutip disini ya nak.
Iya iya ... mama upload jg pake tulisan aslinya kakak :-)
------------------------------------------------------

Cita-citaku
By : Alyssa

Aku ingin sekali menjadi tukang kue
Seperti mamaku
Semua kue yang dibuat membuat lidah bergoyang
Kue nya pun cantik dan asik dilihat

Aku ingin sekali menjadi ahli komputer
Seperti papaku
Supaya semua masalah di komputer selesai dengan mudah
Di tangannya semua jadi hebat

Tapi sekarang aku ingin menjadi penulis
Dunia terasa lebih indah
Karena aku bisa mengatakan semua pikiranku dengan menulis
Supaya makin banyak jendela dunia yang dibuka

Aku masih kecil
Banyak sekali cita-cita yang aku mau
Kata papa mama, aku boleh jadi apapun yang aku mau
Masih banyak waktu untuk mengejar cita-citaku
Mungkin besok akan berubah lagi
Tidak tahu apalagi besok yang aku ingin

Jakarta, 11 April 2010

-----------------------------------------------------
Kemrn saya menerima email & telp dari salah satu penerbit buku terkemuka yg tertarik dg tulisan2 nona kecil dr blognya alyssa. Agak mengagetkan. Krn tidak terpikir anugerah ini utk putri kami. Satu sisi tulisan alyssa rasanya belum banyak. Jd kembali saya & suami serahkan ke nona kecil utk memutuskan ini.
Selamat ya nak! Tetap berkarya. Tetap bersyukur, sholehah & rendah hati selalu.
Jakarta, 13 April 2010

Labels:

Sunday, February 28, 2010

Alyssa bertanya : "Traficking & Cybercrime"


Sudah lama alyssa bertanya & minta dibuatkan account facebook. Awalnya krn sesekali dia melihat kami, papa & mamanya, diskusi sambil buka fb. Mendengar pertanyaan alyssa, jawaban kami selalu sama, "Alyssa belum cukup umur utk punya fb, nak". Dijawab spt itu, alyssa relatif diam. Sptnya puas dg jawaban kami. Setidaknya menurut kami saat itu cukup.

Suami & saya sepakat memiliki aturan utk tdk membolehkan alyssa membuat fb, friendster, twitter n jejaring sosial lainnya. Paling tdk hingga umurnya cukup sesuai dg aturan jejaring itu. Bahkan utk penggunaan internetpun (terutama blognya alyssa yg mulai dieditnya sendiri, game, googling) dibatasi (terutama wktnya) dan tentu dg pengawasan dr kami di sampingnya.

Ok balik soal fb. Itu sethn lalu. Krn kami jarang buka fb, maka keinginan alyssa itu relatif menguap dg jalannya wkt. Hingga satu hari tiba2 pertanyaan serupa muncul lagi. And more demanding *I think*.

So here's we go.
This is our girl. Me & my husband know her so well that she won't stop asking until she got the right and reasonable answer for her.
---------------------------------------------------------
In dialog conversation (such a drama hehehe) :

Alyssa: "Ma, sebetulnya alasannya kenapa aku gak boleh punya facebook?"

Mama: "Spt yg pernah mama papa bilang dulu nak, kakak belum cukup umur utk punya fb"

Alyssa: *diem tp tampang gak puasnya keliatan banget....guess it's not enough answer for her...get ready for more questions...tarik nafas*

Mama: "Sekrg gini, mama boleh tanya gak? kenapa kakak pengen banget punya fb?"

Alyssa: "Soalnya temen2 sekolahku dah banyak yg punya fb, ma" (fyi alyssa & teman2nya ini duduk di kelas 2 sd dg umur berkisar 7,5 - 8,5th)

Mama: *gantian diem sambil mikir & nunggu si unyil ini ngomong lg..menunggu pertanyaan "bom"-nya keluar*

Alyssa: "Kalo td mama blg belum cukup umur, emang ada aturannya? Kalo ya, kok temen2ku bisa punya fb & gak dilarang ama bpk ibunya kyk aku?"

Mama: *yak meledak jg kan tuh bom...garuk2 mikir..gemana jwbnya tanpa judging temen & ortunya...tarik nafas*.
"Fb memang ada syarat umurnya kak. Semua org yg daftar fb minimal umurnya 13th. Di bawah umur itu seharusnya belum boleh punya fb." *tentu aja sambil nunjukkin privacy policy yg ada di websitenya fb. Bukan alyssa namanya puas gitu aja kl gak dikasih bukti otentiknya :)*

Mama: "Sekrg utk temen2 kakak yg udah punya fb n diijinin ama orangtuanya, mama gak tau jawabannya. Mungkin mama papanya temen2 kamu punya alasan dan aturan sendiri. Jd ya kita hargai aja ca. Yang jelas buat mama papa, umur km masih 7th n belum cukup umur. Lagian coba pake logika aja ca, kenapa fb kasih batesan umur 13th br boleh pny fb, pasti ada sebabnya kan?!."
*statement terakhir ini emaknya ica ngomong gak pake mikir...kebiasaan buruk :( salah nih, tp ya kepalang nyeplos :( ... semoga gak dikejar..pls..pls*

Alyssa: "Oh gitu. Salah berarti ya kl maksa punya fb pdhl blm cukup umur. Sama aja kayak anak kecil belum punya sim tapi bawa motor"

Mama: *garuk2 lagi* Iya kurang lebih spt itu.

Alyssa: "Emang sebabnya apa br umur 13 bolehnya?"

Mama: *tuh kan dikejar :(*
"Biasanya umur segitu dianggap udah cukup gede nak. Untuk ngenalin bahaya2 yang ada di dunia internet. Sekrg kan penjahat macem-macem. Jadi bisa aja kejadian traficking. Namanya juga penjahat banyak. Cyber crime banyak kejadiannya".
*yahh keceplosan lg jawab gak pake mikir impactnya..siap dikejar tuan putri...kejadian lg deh :((*

Alyssa: "Penjahat? Saiber apa tadi?"

Mama: " Oh hehehe cyber crime itu orang yg berbuat jahat tapi di dunia internet. Jd memang pencuri cuma cara nyurinya lewat internet. Misalnya ya. Ada penjahat internet yg ambilin uang2 orang di bank lewat internet. Itu salah satu contoh kejahatan di internet. Tp gak cuma itu. Banyak lagi kak."

Alyssa: "Jadi pencurinya lebih pinter dr maling ayam yah ma?"

Mama: *et dah nih anak ... disamain ama maling ayam yak :w *
"Iya nak. Pencuri di internet tuh lbh pinter. Jago komputernya".

Alyssa: "Kalo fiking apa tadi ma?"

Mama: "Traficking. Itu orang jahat yg pura2 jd org baik. Bujukin org lwt internet trus abis itu janjian ketemu. Abis itu diculik dan dijual org yg diculiknya. Biasanya korbannya anak2 tuh. Makanya anak2 blm boleh punya fb krn itu tadi. Banyak penjahat yg lbh pinter. Anak2 kan msh belum ngerti jadi gampang dibohongi."

Alyssa: "Oh jadi nyulik org tapi pake internet juga ya. Trus dijual. Jahat bener."

Mama
: "Makanya mama papa jagain alyssa dari bahaya spt itu. Sambil kakak belajar ngenalin kalo di luar sana, terutama di internet, kejahatan byk banget macemnya. Supaya kl dah gede nanti, kakak bisa bentengi diri kakak sendiri"

Alyssa: "Oh gitu. Ya udah deh ica gk jd pengen pny fb . Nanti kl ditanya temen, ica blg aja sim-nya belum cukup umur. Dan banyak trefiking ama saiberkraim."

Mama:*nyengir lebar*
---------------------------------------------------------
Kyknya cukup puas dg jawaban sekrg. Pfiuhhh. Alhamdulillah.
Saat ini. Paling tdk keinginan fb alyssa berhenti utk sekrg. Nanti aja ya nak kl dah 13th ke atas aja. Semoga tetep nurut :)

Parenting is full of challenging & never stop learning. Sayang gak ada sekolahnya jd ortu. Kl ada, waks gak kebyg hrs brp puluh thn sekolahnya. Seumur hidup kali ya :)

Semoga ilmunya terus bertambah ya sayang. Krn kamu, mama papa jd diajari utk terus belajar jd ortu yg lbh baik. You're my best teacher in parenting's life :)

Jakarta, 28 Februari 2010

Labels: